Cara Budidaya Ikan Hias

Hewan

Ikan hias merupakan salah satu kegemaran yang bahkan menjadi salah satu kompetensi yang paling banyak diminati. Bukan main-main, bahkan untuk 1 ekor ikan hias dapat dihargai dnega MB harga yang fantastis bahkan mencapai jutaan rupiah.

Adapun untuk melakukan budidaya ikan hias, Anda dapat melakukan beberapa cara berikut untuk mendapatkan hasil ternak yang baik dan sukses. Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut.

Tempat Pemeliharaan Ikan Hias

Tempat yang umum digunakan adalah akuarium, kolam semen atau terpal, dan wadah lain yang dapat dimanfaatkan dan dapat menampung air dengan ukuran yang beragam. Tempat ternak dapat disesuaikan dengan jenis ikan hias apa yang hendak diternakkan. Berikut sudah dirangkum semuanya oleh admin Myemailstatus.

Kualitas Air

Idealnya, suhu air minimal adalah 24° – 30°C dengan PH 7-8, oksigen larut lebih dari 3 pom dan tingkat kecerahan air yang berkisar pada 30-60 cm. Anda dapat menggunakan air sumur, sungai hingga PAM.

Sebelum digunakan, hendaknya untuk mendiamkan selama 12 hingga 24 jam untuk menghilangkan kandungan gas dan agar oksigen marutnya berkurang. Dan untuk menetralkan PH dinetralkan dengan menaburkan kapur pertanian dengan dosis yang sesuai dan diendapkan selama 24 jam.

Jenis Pakan Ikan Hias

Untuk pakan alami Anda dapat menggunakan kutu air, jentik nyamuk, cacing sutera, serangga kecil dan sejenisnya. Dan untuk pakan buatan budidaya ikan hias, biasanya digunakan pakan berbentuk pelet yang memiliki takaran protein sesuai dengan kebutuhan ikan hias.

Pemilihan Calon Indukan Ikan Hias

Calon indukan ikan hias yang berkualitas haruslah memiliki umur yang cukup dan telah matang gonad. Adapun ciri-ciribya adalah posisi perut ikan menghadap kearah genital dan ketika diraba, perutnya terasa lembek namun permukaannya halus.

Alat kelamin yang dimilikinya pun agak menonjol dan apabila diurut akan mengeluarkan telur. Sedangkan untuk indukan jantan apabila perutnya diurut akan mengeluarkan cairan berwarna putih atau sperma. Pastikan calon indukan budidaya ikan hias dalam keadaan sehat, tidak terjangkit penyakit dan memiliki riwayat keturunan yang bagus untuk menghasilkan bibit yang berkualitas.

Proses Pemijahan Ikan Hias

Dibutuhkan media, bahan dan juga alat khusu untuk proses pemijahan. Dimana setiap jenis ikan memiliki cara atau proses pemijahan yang berbeda-beda. Dan untuk jenis ikan yang tidak dapat melakukan pemijahan sendiri atau alami, dilelehkan sistem suntik hormon perangsang. Jika masih tidak bisa, maka perut ikan perlu diurut untuk mengeluarkan seluruh telur-telurnya (stripping).

Proses Penetasan dan perawatan Telur Ikan Hias

Biasanya, pentasa berlangsung selama 24 jam yang kemudian akan menjadi larva. Adapun penetasan budidaya ikan hias dapat dilakukan dalam akuarium dengan cara yang berbeda-beda, seperti dibiarkan bersama induknya atau tanpa induknya.

Setelah menjadi larva, mereka akan dipindahkan kedalam akuarium baru hingga berumur 1 minggu tanpa perlu diberi makan. Baru setelahnya, larva tersebut diberi makan secara rutin setiap hari berupa pakan alami atau buatan khusus untuk larva.

Setelah menjadi benih, baru kemudian oaka diagnati dengan pelet dan kroto semut rangrang dengan pemberian yang tidak terlalu banyak ataupun tidak terlalu sedikit.

Pemasaran Ikan Hias

Setelah siap, ikan dapat dipasarkan oleh sendiri secara langsung pada konsumen atau juga bisa melalui pengepul atau tiki perikanan yang biasa menjual berbagai jenis ikan hias.

Itulah beberapa hal yang harus menjadi perhatian bagi Anda yang ingin melakukan budidaya ikan hias sebagai salah satu bagian dari kegemaran Anda. Semoga bermanfaat.

Rate this article!
Cara Budidaya Ikan Hias,5 / 5 ( 1votes )
author

Author: 

Related Posts

Comments are closed.